LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Robert Alberts Tuduh 3 Tim Sebagai Pengatur Bursa Transfer Liga 1 2020

Robert Alberts 
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts melontarkan pernyataan kontroversial perihal dibukanya jendela transfer liga 1 musim 2020.

Pelatih Persib itu menuduh ada tiga klub Liga 1 2020 yang akan diuntungkan dengan dibukanya jendela transfer periode dua.

Perlu diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru memutuskan untuk mengubah waktu bursa transfer periode kedua dari 21 Juli-19 Agustus 2020 menjadi 21 September-18 Oktober 2020.

Keputusan tersebut diambil karena kompetisi Liga 1 2020 yang sempat berhenti selama 7 bulan akibat pandemi Covid-19.

Pelatih Persib Bandung Robert Albert menilai keputusan federasi dan operator kompetisi menguntungkan tim-tim tertentu.

Meski tidak spesifik menyebutkan klub mana yang dimaksud, namun tuduhan itu mengarah ke Persija Jakarta, Arema FC, dan Madura United.

Ketiga klub tersebut sempat kedatangan para pemain asal Brasil, seperti apa yang dituduhkan Robert.

"Ini tentu menjadi skandal berikutnya. Skandal yang terang-terangan. Semuanya tidak logis, sekali lagi. Dari informasi yang saya dapat, ada tiga klub yang mencoba mengorganisir ‘transfer window Eropa’ dan tiga tim ini adalah tim yang mendapat pemain Brasil yang mana semua sudah tahu tentang mereka,” kata Robert.

"Jadi tak ada transparansi, dan tak ada yang tahu apa yang sedang terjadi. Ketika melakukan voting pada pertemuan di Bandung Senin lalu, ada 8 klub dari 18 tidak setuju (adanya penambahan pemain asing). Tujuh tim memilih setuju, dan tiga tim netral," kata Robert.

"Di situasi logis dalam voting, saat suara terbanyak memenangkan voting, maka seharusnya tak ada transfer window (sebelum restart Liga 1 2020),” tutur pelatih asal Belanda tersebut menambahkan.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar