LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Seorang kakek Berusia 68 Tahun Nikahi Gadis Berusia 19 Tahun

Pernikahan heboh
Seorang kakek berusia 68 tahun menikahi perempuan berusia 19 tahun di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Pernikahan pasangan suami istri terpaut usia 49 tahun ini pun viral di media sosial.

Gadis tersebut adalah Lithika Al Gandis, yang merupakan warga Gang Mihau, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, menikah dengan Koh Acek Ayong yang berusia 68 tahun, Selasa (18/8/2020) kemarin.

Acara Ijab qabul Gandis dengan pemilik toko kelontong dan barang pecah belah di Jalan Antasari Pangkalan Bun, tepatnya di depan Pasar Indrasari ini, dilangsungkan secara sederhana di rumah mempelai perempuan.

Kisah asmara meraka diawali sebulan lalu, Juli 2020. Berawal saat Lithika Al Gandis membeli kursi di Toko Buana Plastik milik Koh Acek Ayong.

"Sekitar satu setengah bulan lalu, saat itu saya beli kursi di toko papah (nama panggilan pada suami). Kemudian diajak kenalan. Setelah itu, papah datang ke rumah dan menemui orang tua saya," kata Lithika Al Gandis saat ditemui di Toko Koh Acek Ayong, Rabu (19/8/2020).

Lithika Al Gandis (19) dan suaminya Koh Acek Ayong (68) saat ditemui di tokonya di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Rabu (19/8/2020).
Dari situ, lanjut Gandis akhirnya mengaku mulai menaruh hati kepada Koh Acek Ayong yang sudah sembilan kali menikah dan memiliki empat anak kandung. Perbedaan usia yang sangat jauh dengan Koh Aceh Ayong yang seorang mualaf itu tampaknya tidak jadi persoalan baginya.

"Ya saya sayang apa adanya, tidak ada embel apa-apa. Saat ke rumah, papah langsung bilang kepada orang tua untuk mengajak saya menikah pada 18 Agustus 2020. Ya karena saya juga mau, akhirnya terjadilah ijab kabul kemarin dengan mahar 1 unit sepeda motor,” ujar gadis ini.

Sementara itu, Koh Acek Ayong mengaku nekat melamar Gandis lantaran suka melihat kepribadiannya yang masih lugu, polos dan apa adanya.

"Karena saya ingin serius membina rumah tangga dan alhamdulillah ternyata gayung bersambut. Insya Allah saya pengin punya anak sama istri sah saya ini,” ucap Acek Ayong.

"Harapan saya bisa membangun rumah tangga dengan sakinah, mawarddah dan warrohmah," kata Cek Ayong yang diamini istrinya.

Acek Ayong mengaku sudah trauma dengan perempuan yang terlihat modis namun sebenarnya tidak tulus terhadap padanya. Dia bercerita pernah diperas perempuan yang pernah dia dekati hingga kehilangan uang Rp80 juta.

"Kalau salah pilih pasangan hidup sekarang bisa bahaya. Yang ada duit habis tidak jelas. Saya yakin dengan pilihan saya Insya Allah terakhir ini bisa membina keluarga hingga akhir hayat,” katanya.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar