LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Rivalitas Suporter Indonesia Belum Membaik, Rahmad Affandi: Ini 2020 Bos, Kapan Maju

Ilustrasi suporter Indonesia
Mantan penyerang Persija, Jakarta Rachmat Afandi mengaku prihatin dengan rivalitas suporter di Indonesia yang belum juga membaik, khususnya suporter Persebaya Surabaya dan Arema FC, serta suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta. Setiap dua klub tersebut bertanding, kerap jatuh korban.

“Setelah di Persib, saya di Persija. Dan saya main di Bandung. Begitu disebut nama saya, Rahmat Afffandi no 11, satu stadion sebut. Axxxxx. Haduhh, Setiap pertandingan korban. Di Jakarta korban, di Bandung korban. Ini cuma sepak bola,” ujarnya

Menariknya, tensi pertandingan yang panas dikalangan suporter ternyata tidak sampai merembet ke dalam lapangan. Hubungan antarpemain Persib dan Persija baik-baik saja.

Bahkan saat bertemu Eka Ramdani satu angkatannya di Bandung, Affandi mengakut tetap memiliki hubungan pribadi yang menyenangkan meski berbeda seragam.

Selain Persija dan Persib Bandung, menurut Rachmat, kondisi serupa juga terjadi antara Arema FC dan Persebaya. Suporter Arema dan Persebaya juga sering terlibat gesekan.

“Masuk Tambaksari, itu bus sudah mau dibalikin. keamanan tidak ada. Persebaya datang ke Malang, sama seperti itu. Ini 2020 bos, kapan mau maju?,” ucapnya.

“Semua televisi di Indonesia menyiarkan Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia. Ada anak kecil nonton, enak gak? Ini datang ke stadion, bawa helm, bawa flare, bawa senjata tajam. Di luar ribut,” bebernya.

“Masak suporternya beringas-beringas, setiap pertandingan (ada) korban. Di situ kita tunjukkan, saatnya Indonesia maju, liganya, tim nasional bagus,saya cuma bisa doa,” ucapnya.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar