LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Permintaan Spesial FIFA, Bali Wajib Dijadikan Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Permintaan Spesial FIFA: Bali Wajib Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, FIFA secara terang-terangan menginginkan Bali sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021. Alasan FIFA tentu saja memiliki dasar kuat
Perhelatan Piala dunia U-20 sudah di depan mata, Hanya hitungan sekitar satu tahun, Indonesia akan mencatatkan sejarah dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Saat ini, PSSI telah menetapkan enam stadion sebagai venue pertandingan, meski masih terdapat perdebatan.

Satu dari enam stadion tersebut adalah Kapten I Wayan Dipta yang berlokasi di Gianyar, Bali. Usut punya usut, penunjukkan kandang Bali United sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 merupakan permintaan langsung dari FIFA.

Hal itu diketahui dari pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.
“Untuk Piala Dunia U-20, satu stadion harus dilengkapi lima lapangan latihan. Yang paling oke GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno), karena ada lapangan ABC, Madya dan lainnya (untuk latihan). Jadi tidak begitu kesulitan, saya tidak tahu kondisi di tempat lain,” ujar Zainudin.



Untuk memenuhi standar FIFA, pemerintah daerah setempat kini harus merenovasi Stadion Dipta besar-besaran. Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, sebelumnya menyatakan pihaknya telah mendapatkan dana Rp 50 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk merenovasi Stadion Dipta.
 
“Seperti di Bali, dia harus bangun juga (stadion dan lapangan latihan). Karena memang FIFA maunya ada pelaksanaan World Cup (Piala Dunia U-20) di Bali,” lanjutnya.

Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto, menyatakan FIFA menilai Bali sudah dikenal dunia internasional akan keindahan alamnya. Hal itu dinilai FIFA akan menjadi nilai tambah dari perhelatan dua tahunan ini

''Bali dinilai sebagai ikon pariwisata, sehingga wajar FIFA kemudian melirik Bali,''

Bali harus segera membangun stadion dan lapangan latihan karena FIFA ingin ada pelaksanaan World Cup (Piala Dunia U-20) di Bali.

Nah, karena permintaan dari FIFA ini, pemerintah daerah Bali tidak mau mensia-siakan kesempatan besar ini. Maka dari itu, mereka kini harus merenovasi stadion Dipta besar-besaran

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar