LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Tak Gentar Lawan China, India Kirim Pasukan Ke Perbatasan, Begitupun China

Ilustrasi iringan pasukan China
Nyali Tak Ciut Hadapi China, India Takkan Mundur dari Perbatasan. Pasukan Angkatan Bersenjata India tidak akan di tarik mundur dari perbatasan.

Perdana Menteri India, Rajnath Singh, akhirnya angkat bicara terkait konflik dengan China di wilayah perbatasan kedua negara.

Konflik antara India dan China Pertama kali muncul ke publik sejak awal perseteruan, Singh menegaskan bahwa China telah melanggar integritas teritorial India.

Saling njuk kekuatan militer antara India dan China di sepanjang perbatasan Garis Kontrol Aktual (LAC), hingga saat ini masih terjadi. Setelah beberapa pekan lalu, personel militer India dan China sempat terlibat dalam baku tembak di wilayah Ladakh, perbatasan kedua negara

Sejumlah masif tentara India dikerahkan ke wilayah perbatasan. Pun dengan China, yang juga mengerahkan sejumlah kendaraan berat militer dan sejumlah artileri perang ke wilayah perbatasan

Tak cuma itu, sebuah foto citra satelit juga menangkap gambar empat jet tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), sudah berada dekat dengan wilayah perbatasan.

Tak segan, Singh menyebut bahwa kebijakan negara India berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan seluruh negara tetangganya. Oleh sebab itu, Sing menyebut India takkan pernah melanggar integritas teritorial negara lain.

Akan tetapi, Singh secara tegas menyebut bahwa India takkan membiarkan negara mana pun melakukan pelanggaran terhadap kedaulatannya.

"Kebijakan kami sangat jelas. Kami tidak akan melukai harga diri (negara) tetangga kami. Tetapi saya meyakinkan negara bahwa, pemerintah tidak akan membiarkan siapa pun melukai harga diri India," Ucap Singh dalam wawancara dengan News 18.

Di sisi lain, Singh sepertinya masih yakin bahwa konflik antara India dan China di perbatasan masih bisa diselesaikan. Singh mengacu pada pengalaman konflik serupa yang terjadi di Doklam. Pada 2017, India dan China juga pernah bertikai dan mengalami kebuntuan selama 73 hari.

"Ketegangan semacam ini (pernah) meningat di masa lalu juga, dan solusi ditemukan," kata Singh.

Times of India melaporkan, baik Beijing dan New Delhi sudah melakukan perundingan delapan putaran untuk mengurangi ketegangan. Akan tetapi hinga saat ini, baik India dan China masih terus mempertahakan sikap agresif di wilayah yang disengketakan.

Sumber viva.co.id
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar