LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Sudah Menunggu 12 Tahun Untuk berkompetisi di Liga 1, Persiraja Tolak Liga 1 Dipusatkan di Pulau Jawa

Skuat persiraja 2020
Kelanjutan Liga 1 2020, mulai menemukan titik terang, setelah lama vakum karena pandemi global, covid-19, kini liga 1 kembali di agendakan bergulir pada bulan Oktober mendatang, selain jadwal liga 1 di gelar, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia juga mewacanakan agar liga 1 digulirkan di pulau jawa saja.

Namun demikian penolakan pulau jawa sebagai tempat di gukirkannya liga 1 mendapat penolakan dari salah satu klub liga 1 lainnya,  persiraja menjadi salah satu klub yang menolak dengan tegas rencanadi jadikannya pulau jawa sebagai pusat di gelarnya kembali liga 1. Penolakan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani.

"Kami meminta agar dipertimbangkan. Mengapa kompetisi nantinya harus bermain di Pulau Jawa mengingat pandemi virus corona berpusat di sana," ucap Rahmat Djailani.

Lebih lanjut, Rahmat Djailani mengatakan perjuangan Persiraja tampil di Liga 1 seakan sia-sia jika pertandingan digelar di Pulau Jawa.

Masyarakat Aceh dinilainya akan kecewa karena sudah menunggu hampir 12 tahun lamanya melihat Persiraja di kasta tertinggi di Indonesia. Bahkan, Persiraja siap jika dipercaya untuk menjadi tuan rumah.

"Kalau kami maunya bisa menggelar pertandingan kandang. Usulan kami bisa berlangsung di Aceh. Kasihan juga sudah menunggu 12 tahun untuk bermain di Liga 1, tiba-tiba begitu kompetisi dimulai, malah bermain di Pulau Jawa."

"Mohon itu pertimbangannya. Kami siap, kenapa kami bilang siap.Fasilitas juga memadai. Tempat latihan, hotel, dan segala macam. Jadi siap kalau memang disiapkan di Aceh." ucapnya
-
"Bahkan, mungkin kalau diizinkan dengan penonton, malah kami bisa mensubsidi klub lain dalam bentuk fasilitasnya," ucap Rahmat Djailani.
-
"Kalau pertimbangannya virus corona, saya pikir Aceh lebih relevan. Itu pertimbangan kami," tutur Rahmat Djailani.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar