LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Persib Dan Persebaya Tak Setuju Liga 1 Tanpa Degradasi

Ilustrasi persebaya dan Persib
Luga 1 mulai menemukan titik terang setelah PSSI menggelar rapat dengan para anggotanya untuk melanjutkan Liga 1 2020.

dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa putusan. Berikut poin-poin arahan ketua umum PSSI terkait keberlangsungan Shopee Liga 1 2020
  1. Liga 1 2020 dilanjutkan September 2020
  2. Subsidi akan diberikan Rp 800 juta
  3. Tidak ada DEGREDASI
  4. Promosi dari Liga 2 sebanyak 2 tim
  5. Liga 1 2021 akan diikuti oleh 20 tim
  6. Pertandingan akan dipusatkan di pulau Jawa
  7. PSSI telah menyiapkan segala protokol kesehatan

Namun demikian, ada beberapa Klub yang kurang puas dengan hasil rapat yang di tetapkan PSSI.

Persebaya dan persib menjadi salah satu klub yang tidak setuju dengan poin-poin yang menjadi keputusan PSSI, Kedua klub tersebut tidak menyetujui adanya oenghapusan degradasi.
 
Alasan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung Tidak Setuju Aturan Penghapusan Degradasi. Persebaya Surabaya dan Persib Bandung menyatakan tidak setuju terkait rencana penghapusan sistem degradasi apabila Liga 1 2020 kembali dilanjutkan.

Kompetisi Liga 1 2020 sendiri mempunyai harapan untuk kembali dilanjutkan setelah PSSI menggelar rapat virtual pada Selasa (2/6/2020) lalu.

Dalam rapat virtual ini, mengahasilkan 3 rancangan untuk menyongsong kembalinya kompetisi sepak bola Indonesia yang telah vakum sejak Maret akibat pandemi corona.

Ia pun juga memberikn masukan untuk PSSI agar melangsungkan turnamen pengganti, jika kompetisi tetap dijalankan namun tak memakai sistem degradasi.

"Ya mending turnamen kalau tidak ada degradasi," kata Aji Santoso, Selasa (1/6/2020), seperti yang dilansir dari laman Tribun Jatim.

Mantan pelatih Persela Lamongan tersebut menilai kompetisi tanpa degradasi akan dapat menghilangkan sebuah esensi yang telah sering kita lihat.

Adalah hal yang sewajarnya jika melihat berbagai kompetisi memiliki aturan deradasi dan promosi di setiap musimnya.

Coach AJi pun menambahkan, suatu kompetisi terbilang tidak ada greget jika tak menggunakan sistem degradsi maupun promosi.

"Pasti tidak greget kalau tidak ada promosi degradasi," ujar pelatih yang juga pernah menangani Arema FC.

Hal senada juga diungkapkan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.

Umuh Muchtar mengaku bingung pada wacana menghapuskan degradasi.

"Kalau tanpa degradasi ini bingung gimana persiapan liga 2 apa bertanding tanpa degradasi juga," kata Umuh Muchtar dikutip dari Tribun Jabar.

Pria yang akrab dipanggil Wak Umuh ini menambahkan, apabila tidak ada degradasi maka itu sama saja dengan menggelar turnamen.

Seharusnya, lanjut Umuh, liga ada sistem promosi dan juga degradasi.

"Ini mah turnamen aja hiburan, jadi ini bukan liga namanya."

"Kalau liga apapun juga tetap ada degradasi, dalam situasi begini semua nya fokus untuk menghibur aja," katanya.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar