LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Pemeran Legendaris RCTI OKE Tahin 90an Tutup Usia

Pemeran legendaris RCTI OKE 
Kabar duka kembali datang, pemeran legendaris RCTI Oke, meninggal dunia hari ini.

Kabar duka itu datang dari pemeran senior bahkan Legendaris RCTI OKE era awal tahun 2000 an Yang memperkenalkan obyek Pasar terapung di Kalimantan Selatan HJ. Noor Farida binti H.hada
Pada usia 66 tahun.

Almarhumah HJ Noor farida menghembuskan nafas terahir pada hari Kamis Pagi, 25/06/2020. Pukul 09:00 WITA.

Meninggalnya HJ Noor farida merupakan duka datang dari dunia pertelevisian. Pasalnya Hj.Noor merupakan salah satu model televisi swasta yang legendaris dan sering dilihat pada tahun 90-an dan awal tahun 2000 telah meninggal dunia.

Hj. Noor Parida binti H. Haderi adalah model wanita yang selalu muncul pada bagian video kampanye tagline 'RCTI Oke'. Perempuan yang memakai jilbab putih itu tersenyum sambil mengacungkan jempol bertanda oke dengan dagangan berupa sayur mayur di sampingnya.

Hj Noor Parida bin H Haderi. Noor Parida meningga pada hari ini, Kamis (25/6/2020). Ia meninggal dalam usia 66 tahun.

Kabar duka tersebut pertama diunggah oleh akun Facebook milik Juhairi Tajalli.  “TELAH MENINGGAL DUNIA Legendaris RCTI Ok! dari banjarmasin, Hj. Noor Parida bin H. Haderi, umur 66 tahun pada hari Kamis, tanggal 25 Juni 2020,” tulisnya.

Noor Farida merupakan wanita yang menjadi bintang iklan RCTI di era 90-an.  Saat itu, Noor Farida tampak mengacungkan jempolnya sebagai simbol “oke” dari televisi RCTI.

Iklan tersebut diketahui telah tayang sejak 24 Agustus 1996 hingga 24 Agustus 1998.  Saat itu, Noor Farida tampak duduk di pasar apung dan berjualan sayur.

Diketahui, sebelum meninggal, Farida tinggal bersama anak dan cucunya di Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar