LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Bung Towel: Komentar Indra Sjafri Tak Mencerdaskan Publik Sepak Bola

Kritik pengamat
Sederet pernyataan yang dilontarkan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, untuk menanggapi kritik pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapat respons negatif. Salah satu pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly, menyebut bahwa komentar yang diucapkan Indra Sjafri terhadap Shin Tae-yong tidak etis.

Ucapan Indra Sjafri yang mendapat sorotan salah satunya ialah saat dirinya menyebut Shin Tae-yong mulai hilang kepercayaan diri. Tommy Welly menilai, pernyataan mantan pelatih timnas Indonesia U-23 itu seolah memuat narasi yang tak mencerdaskan publik.

"Direktur Teknik PSSI menyebut bahwa Shin Tae-yong tidak percaya diri. Menurut saya, literasi dan narasi semacam ini tidak mencerdaskan publik sepak bola," kata Tommy Welly, dikutip dari Antara.

Lelaki yang akrab disapa Bung Towel itu menyebut, PSSI seharusnya mampu menyelesaikan konflik internal secara baik-bak. Terlebih, komentar Indra Sjafri itu dimuat dalam situs resmi PSSI. Menurut Bung Towel, langkah semacam ini bisa menjadi bumerang bagi PSSI. Sebab, konflik yang terjadi dengan Shin Tae-yong bisa mencuri perhatian internasional.

Apabila tidak diselesaikan dengan pendekatan yang baik, maka bukan tidak mungkin wajah Indonesia akan tercoreng di mata dunia. Kondisi semacam itu semakin rentan lantaran Indonesia juga berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20 2021.

"Dengan sosok personal pelatih yang kelasnya internasional, pendekatannya harus berkelas. Itu agar tidak menimbulkan polemik dan negara lain tak memandang sebegitu amatirnya (terhadap Indonesia," ia menambahkan.

Itulah sebabnya, Bung Towel menganggap langkah yang ditempuh PSSI dengan menerbitkan klarifikasi Indra Sjafri justru memperkeruh suasana. Seharusnya, kata lelaki yang pernah menjabat sebagai Direktur Kompetisi PSSI itu, Indonesia seharusnya bisa belajar dari Shin Tae-yong. Apalagi, ada sederet reputasi milik mantan pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu yang harus dijaga.

"Dalam konteks yang lagi ramai-ramai seperti ini, menjadi sebuah hal yang miris atau bahkan memprihatinkan," katanya.

"Shin secara kualifikasi berasal dari negara sepak bola yang kuat. Ia juga lahir di tradisi itu. Kita semestinya belajar menghargai reputasi seseorang," ia menambahkan.

Belakangan ini, konflik yang terjadi antara PSSI dan Shin Tae-yong makin meruncing. Penyebabnya, Shin memberikan komentar miring kepada PSSI ke media Korea Selatan. Berbagai kritik yang diberikan Shin mulai membuat federasi gerah. Indra Sjafri yang sempat menjadi asisten Shin pun tak luput dari sasaran.

Lewat website resmi PSSI, Indra juga telah memberikan klarifikasi terkait beragam kritikan yang ditujukan Shin kepada dirinya.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar