LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Bangun Kota Sepakbola, Malaysia Gelontorkan RP 1,6 Trilyun

Kota sepakbola
Pemerintah Malaysia memulai berencana memulai proyek prestisius yaitu kompleks pengembangan fasilitas olahraga dengan biaya mencapai 500 juta Ringgit Malaysia atau setara 1,6 Trilyun Rupiah.

Fasilitas Olahraga yang mengutamakan sepakbola dengan diberi konsep 'Soccer City' ini adalah inisiatif yang dicetuskan oleh mendiang Sultan Pahang dan Mantan ketua Kesultanan Malaysia, Sultan Ahmad Shah.

Sultan Ahmad Shah merupakan salah satu tokoh sepakbola yang paling dihormati bukan hanya di Malaysia, namun juga Asia.

Sang tokoh pernah menjabat ketua Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) dari 1984-2014 dan juga Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Di Federasi Sepakbola Asean (AFF) dirinya pernah menjabat sebagai ketua pada 2011.

Rencananya kompleks kota Sepakbola ini akan dibangun di kota Putrajaya yang berada di selatan Kuala Lumpur, Ibukota Malaysia.

"Itu adalah gagasan beliau untuk memindahkan kantor AFF, AFC dan FAM ke Putrajaya. Hal ini terasa mudah karena mendiang Tuanku menaruh minat pribadi dengan menyediakan sebidang tanah," kata Menteri Wilayah Federal, Tan Sri Annuar Musa.

Untuk itulah Malaysia akan memberikan penghormatan dengan pembangunan kota ini. "Cukup adil kalau kita menamainya Sultan Ahmad Shah Soccer City atau Sultan Ahmad Shah Soccer and Sports City karena beliau adalah aktivis olahraga utama bangsa," ungkap Annuar.

Pemerintah sudah menyiapkan lahan seluas 17 hektar. Dalam kompleks ini juga akan dibangun stadion sepakbola berkapasitas 10 ribu penonton serta markas AFC, AFF dan FAM.

Kantor baru AFF di Putrajaya sendiri telah rampung dan siap digunakan. Sementara untuk lainnya masih dalam tahap perencanaan.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar