LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini Mengamuk Merasa Kota Surabaya Di Sabotase Terkait penangan Virus Corona

Wali kota Surabya
Risma walikota surabaya mengamuk setelah mengetahui ada oknum yang mencoba menyabotase kota surabaya terkait penanganan virus corona, bantuan yang seharusnya untuk penanganan virus corona yang seharusnya di berikan ke surabaya malah di alihkan ke daerah lain,

Tindakkan sabotase tersebut sangat di sesalkan oleh walikota kota surabaya tersebut, risma tampak sangat kesal ada oknum yang mau Sabotase Surabaya

2 mobil laboratorium dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sedianya diperbantukan khusus untuk Kota Surabaya, ternyata dialihkan ke daerah lain oleh Gugus Tugas Pemprov Jawa Timur. Pemerintah Kota Surabaya pun menyesalkan tindakan tersebut

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung berkoordinasi dan menghubungi berbagai pihak yang telah dimintai bantuan untuk mendatangkan mobil laboratorium tersebut. Bahkan, ia melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo

Wali Kota Risma juga melaporkan bahwa mobil bantuan itu dialihkan ke Lamongan dan Tulungagung, sehingga Surabaya tdk bisa menggunakan mobil tersebut. Doni pun berjanji mengecek keberadaan mobil tersebut karena memang dua mobil bantuan itu diprioritaskan untuk Kota Surabaya

“Temen2  lihat sendiri kan, ini bukti permohonan saya dengan Pak Doni, jadi ini saya sendiri yang memohon kepada beliau. Kasihan pasien-pasien yang sudah menunggu,” kata Wali Kota Risma sambil menunjukkan chat dengan Doni

“Jadi, bantuan dari BNPB itu dua unit mobil laboratorium dan sudah kami tentukan titik-titiknya selama mobil itu berada lima hari di Kota Surabaya. Masing-masing titik itu kami siapkan 200 orang untuk dilakukan tes swab. Mereka itu yang belum dites swab dan waktunya swab ulang, supaya cepat selesai penanganannya,” katanya

“Kami sudah siapkan sejak pukul 07.00 WIB dan warga sangat antusiasi untuk mengikuti tes swab tersebut. Tapi tak lama kemudian saya mendapatkan kabar bahwa dua mobil itu sama-sama dialihkan ke luar daerah. Akhirnya, kami dua kali membubarkan pasien untuk melakukan tes swab,”

Kenapa angka Positif di Surabaya tinggi. Perlu diketahui Surabaya sudah melakukan lebih 21.837 rapid tes massal di Tiap kelurahan secara Gratis. Hasilnya, 2.129 dinyatakan reaktif

Sedangkan tes swab, Surabaya sudah melakukan 3.086 tes swab. Hasilnya 2.118 dinyatakan positif. Dan sekarang masih lanjut lg ribuan warga yang akan dites swab di masing-masing kelurahan (sc : Humas Surabaya)

Berikut vidionya
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar