LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Puting Beliung Porak-porandakan 2 Kecamatan di Tulangbawang Lampung

Hujan deras disertai angin kencang selama 30 menit mengakibatkan rumah roboh dan puluhan atap rumah dibawa angin pada Rabu (20/5/2020) pukul 13.30 WIB. Atap bangunan hancur oleh angin, mulai dari atap bangunan toko, rumah, hingga sekolah asrama.

"Selama 11 tahun kami tinggal di sini, hanya kali ini hujan dengan angin yang sangat kencang. Kami panik di dalam rumah. Angin kencang selama 30 menit. Banyak tetangga saya juga memiliki atap yang rusak, baik itu atap asbes, genteng , dan baja ringan" tutur salah satu warga

Di kutip dari Lampung.co, atap kediaman Kepala Desa Simpang Mesuji dan warga kampung lainnya porak poranda. Kemudian atap bangunan Pondok Modern Daar El Fikri, Desa Simpang Mesuji, ruko di Desa Simpang Pematang, dan beberapa rumah yang ditumbuk oleh pohon tumbang.

Hingga saat ini, sejumlah warga sudah sibuk memperbaiki atap tempat tinggal mereka di tengah hujan. "Jika tidak segera diperbaiki, maka apa yang akan terjadi dengan isi kita di rumah kita. Pasti basah dan menjadi rusak, semoga kedepannya tidak akan ada angin seperti itu, sangat mengerikan," kata Ipan (40).

Selain itu, Tiar Sinaga (31), warga Unit II, Kecamatan Banjar Agung mengatakan bahwa kerusakan atap rumah juga terasa di Kabupaten Tulangbawang. "Di Unit II ada banyak atap yang rusak. Terutama di Kampung Bali, saya melihat banyak atap rumah warga yang terbuat dari ubin terbang," katanya.

Angin puting beliung menerjang Kawasan Unit 2, Tulangbawang, Rabu, 20 Mei 2020, sore. Akibat kejadian tersebut puluhan rumah warga dan fasilitas umum di Kawasan Kampung Dwi Warga Tunggaljaya rusak parah disapu angin yang disertai hujan deras

Warga tidak menyangka bencana tersebut melanda kawasan permukiman mereka. Musibah tersebut membuat warga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah karena kondisi rumah rusak parah. Bahkan, beberapa diantaranya rata dengan tanah.

Sampai berita ini diturunkan belum diketahui jumblah korban dan total kerugian keseluruhan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung tersebut.

Saat dikomfirmasi oleh Lampung Post, Eko Sandi, warga setempat mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar 14.25 WIB, dimana pada saat itu diawali hujan deras disertai kilat.

"Tak berselang lama tiba-tiba angin kencang datang dan merusak rumah warga yang lokasinya di belakang Pasar Unit 2 Tulangbawang. Kami semua kaget dan berhamburan keluar rumah saat angin kencang tersebut merusak.rumah kami, durasinya sekitar 15 menit," ujar Eko.

Dia mengatakan akibat kejadian tersebut banyak rumah warga mengalami kerusakan parah. Bahkan beberapa rumah warga yang terbuat dari papan rata dengan tanah. Sementara yang lain rusak parah dibagian atap rumah dimana genting terbang berhamburan.

Ditempat yang berbeda, angin puting beliung juga menghantam wilayah Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, tepatnya di Kampung Purwajaya.

Pardianto yang merupakan Ketua BPK Tulangbawang mengatakan kejadian puting beliung tersebut sangat mengagetkan warga Kampung Purwajaya.

"Yang saya tahu dalam kejadian tersebut empat rumah warga rusak parah serta puluhan rumah rusak ringan. Salah satu rumah yang rusak parah adalah rumah pemilik ruko bangunan di Kawasan Purwajaya," kata Pardianto.


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar