LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Alhamdulillah, Terlibat Cekcok, Satpol PP dan Habib Umar Assegaf Saling Memaafkan

Habib Umar ketika bermaafan dengan satpol PP
Hanya Salah Paham, Petugas Pol PP dan Habib Umar Saling Memaafkan.

Terkait viralnya kasus perselisihan antara petugas Pol PP dengan lelaki berjubah putih yang diketahui adalah Habib Umar Abdulah Assegaf, Polda Jatim memastikan ada kesalahpahaman yang harus di luruskan diantara keduanya.

Menurut polda Jatim insiden saling dorong di Cek Poin PSBB exit Tol Kota Satelite Darmo Kota Surabaya, Rabu (20/05/2020) murni miss komunikasi saja.

Polda Jatim menjelaskan adanya kesalah pahaman antara Habib Umar Assegaf dan satpol pp dan sejak kondisi awal Polantas sudah menengahi kejadian tersebut sampai akhirnya meminta pengemudi sedan Hitam N-1-B ini kembali jalan untuk putar arah.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K menjelaskan, sejak awal Polisi Lalu Lintas sudah menengahi kedua pihak yang terjadi kesalahpahaman sehingga emosional sampai adu otot tersebut yang diawali keributan adu mulut.

“Keduanya kita harapkan dapat menahan emosi dibulan Ramadhan ini serta pada masa menghadapi pencegahan dan penanggulangan Covid19 ini” ucap Kabid Humas Trunoyudo, Jumat (22/05/2020)

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K pun melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Habib Umar Abdulah Assegaf di Bangil Pasuruan.

Kabid Humas membenarkan kegiatan tersebut.

“Kapolres Pasuruan sudah lakukan langkah komunikasi dan koordinasi, dengan hasilnya Habib Umar Abdulah Assegaf telah memaafkan secara pribadi kejadian tersebut,” kata Trunoyudo.

Vidio tersebut viral di media sosial hingga menimbulkan berbagai macam komemtar dari pengguna sosial media hampir di seluruh Indonesia.

Mediasi akan dilakukan oleh Polda Jatim untuk menciptakan situasi yg aman dan kondusif serta nyaman dalam bulan Ramadhan ini dan masa menghadapi Pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Jangan sampai ada pihak lain yg memanfaatkan kejadian tersebut dan mengganggu kenyamanan ibadah Ramadhan serta mengurangi energi pada masa menanggulangi Covid19.

“Kedua Pihak akan saling memaafkan dan bermediasi untuk situasi aman dan kondusif serta nyaman di Jawa Timur,” Kata Trunoyudo.

Berikut vidionya




Sebuah kiriman dibagikan oleh ais sekiya (@ais.sekiya) pada
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar