LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Viral Budak malaysia 3 Hari Tak Makan Karena Lockdown

Live Stream

Budak malaysia tak makan 3 hari
Merebaknya pandemi covid-19 membuat sebagian negara di dunia mengambil keputusan lockdown. Keputusan lockdown juga diambil negara jiran, Malaysia

Malaysia memberlakukan lockdown untuk menghindarkan warganya dari penyebaran virus corona. Keputusan itu di anggap tepat oleh sebagian orang, tpi banyak hak-hak orang lain juga masih terabaikan

Seperti vidio yang viral baru-baru ini. Seorang pengguna facebook bernama
Mohd Zaki Bin Salleh mengunggah sebuah vidio dan poto. Dalam vidio itu berisi seorang anak yang kelaparan karena tidak makan selama 3 hari

Dalam postingannya Mohd Zaki Bin Sallah menuliskan, "Ini kisah realiti.

Saya berhenti kereta. Datang adik Krisnen terus tanya uncle ada makanan? Saya sudah 3 hari tak makan.

Saya cakap rumah ada berapa orang? Dia cakap 5 orang. Terus saya hulurkan 5 bungkus nasi putih siap gulai , sambal belacan dan ikan keli. 

Mesti family dia suka boleh makan malam ini :)

Melalui postingan Mohd Zaki Bin Salleh kita dapat belajar, bahwa setiap keputusan yang diambil harus dipertimbangkan secara matang dampaknya

Keputusan lockdown memang baik bagi sebagian masyarakat, dimana mereka bisa menikmati waktu bersama dan meluangkan waktu untuk keluarga. Tetapi, bagaimana dengan mereka yang kurang beruntung? Mereka yang bekerja dengan gaji harian sebelum lockdown dan sekarang kehilangan pekerjaan?

Berikut Vidionya

Malaysia lockdown. Budak malaysia Kelaparan tidak makan 3 hari😢
Dikirim oleh Ais Sekiya Indonesia pada Senin, 06 April 2020
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar