LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Kapolsek Gelar Resepsi Mewah Pernikahan Di tengah Pandemi covid-19

Kapolsek saat menggelar resepsi bersama istri 
Kapolsek kembangan gelar pernikahan mewah di tengah gencarnya polisi melarang mengadakan keramaian pada warga karna pandemi virus corona.

Virus corona belakangan menjadi perbincangan di Indonesia bahkan dunia.
Total ada  832,137 orang terinfensi di seluruh dunia dan 41,105 diantaranya meninggal dunia

Do Indonesia, jumlah korban pandemi virus corona pun semakin meningkat, sehingga pemerintah menghimbau warganya untuk tidak mengadakan keramaian atau mengumpulkan orang 

Di sebagian daerah, bahkan polisi melakukan razia ke kampung-kampung untuk membubarkan paksa acara-acara keramaian yang di lakukan warga, seperti misalnya resepsi pernikahan


Namun, ada hal menarik di sini, di tengah gencarnya pemerintah melarang mengadakan acara keramian, seorang anggota polisi bernama fahrul sudiana yang merupakan kapolsek kumbangan jakarta barat tetap menggelar acara resepsi pernikahannya

Resepsi pernikahannya di gelar sebuah hotel mewah, resepsi ini langsung menjadi sorotan lantaran di gelar saat wabah virus corona atau covid-19. 

Pesta tersebut kemudian viral di media sosial karena gencarnya polisi membubarkan acara pernikahan, namun acara Fahrul berjalan dengan lancar hingga selesai.

Acara pernikahan yang digelar tanggal 22 Maret 2020 tersebut langsung dicibir warganet. Mereka membandingkan dengan acara milik warga lainnya yang langsung di bubarkan, sementara resepsi kapolsek di abaikan

Diketahui, acara yang diadakan itu mengundang banyak orang termasuk pejabat kepolisian. Namun, buntut peristiwa ini, Fahrul pun akhirnya diperiksa oleh Profesi dan Pengamanan Polda Metro Jaya yang mengatur kode etik dan kedisiplinan anggota Polri.


Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri, Komisaris Jenderal Agus Andrianto membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. "Sudah ditangani Polda Metro Jaya dan Propam PMJ dengan berjalan.  Pak Kapolda yang tangani.

Sungguh suatu yang ironis, disaat pemerintah gencar-gencarnya mengeluarkan larangan untuk tidak melakukan hal-hal yang bersifat dapat mengumpulkan massa, justru seorang kapolsek yang seharusnya menjadi contoh bagi warga malah melangarnya aturan yang seharusnya di tegakkan



Sumber viva.co.id


Related Posts

Related Posts

25 komentar

  1. Peraturan yg berlaku untuk rakyat kecil tidak berlaku untuk pejabat&orang kaya

    BalasHapus
  2. Bgtu nasib orang kecil jd korban peraturan yg berwenang.....tajam ke bawah...gx tau kalo ke atas....harapan saya tajam juga ke atas

    BalasHapus
  3. Itulah undang2 Indonesia yg yg diatas makin tinggi yg dibawah makin diinjak2

    BalasHapus
  4. uda jadi makanan buat rakyat indonesia , hukum bisa di goyang dengan uang

    BalasHapus
  5. berarti pemerintah sayang sama masyarakat kecil takut kena corona,kalo aparat itu mungkin sudah kebal sama corona...

    BalasHapus
  6. Bukan urusan saya hahaaaa

    BalasHapus
  7. Lex specialis derogat legi generali

    BalasHapus
  8. Dimana letak keadilannya

    Saya yang aksi TOPO PEPE TOLAK OMNIBUS LAW hanya 15 orang saja begitu keras tekanannya.

    BalasHapus
  9. katakan bangsat katakan bangsat

    BalasHapus
  10. Dicopot aja, bikin malu kepolisian.

    BalasHapus
  11. This comment has been removed by the author.

    BalasHapus
  12. Zamane Wes Koclok..😬 ☞ Pecat..!!! 😤

    BalasHapus
  13. waduh...PERINTAH KAPOLRI kok dilanggar...? Apa KAPOLSEK lebih tinggi jabatannya dari KAPOLRI....Contoh yang memalukan

    BalasHapus
  14. Mungkin itu saudara pejabat tinggi..tinggi sekali...
    Kiri kanan ku lihat saja

    BalasHapus
  15. Hukum tajam ke bawah tumpul ke atas

    BalasHapus
  16. Ga kaget kalo yg bersangkutan polisi mah, apalagi itu kepala nya😏😏

    BalasHapus
  17. Disinilah kita melihat ketegasan bapak kapolri yg baru, apa beliau akan turup mata sama kejadian ini.

    BalasHapus
  18. Berarti kembangan Jakarta barat itu masuk wilayah Indonesia donk

    BalasHapus
  19. Itulah negeri kita yg miskin semakin diinjak

    BalasHapus
  20. Haduh kasian Indonesia gak ada adil adilnya sama 4akyat jelata kaya aku

    BalasHapus