LlgE7jWGs9pfx18ljCTds00cnAM7wTgN53nmXvop

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan 728x90

10 Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.

Tel: +01 19 9876-54321

Email: contact@mail.com

Banner Produk

Tags

Menu Halaman Statis

Blogku

Amerika Pecahkan Rekor, 2.569 Orang Meninggal Dalam Sehari, Total Korban Meninggal 30.800 Orang

Pemandangan di Amerika

Pendemi covid19 atau virus corona semakin meningkat di sejumlah negara, sejak di umumkan pemerintah cina pada desember 2019 tahun lalu, virus itu terus menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia.

Di Amerika, penyebaran virus corona semakin meningkat tajam, bahkan dalam sehari saja kematian bisa mencapai angka ribuan. Dan lebih dari setengah juta rakyatnya terinfeksi virus corona

dilansir dari Channel News Asia, Kamis (16/4/2020), data penghitungan terbaru Reuters menyebut lebih dari 30.800 orang meninggal dunia akibat virus Corona di wilayah AS hingga Rabu (15/4) sore waktu setempat. Dan laporan terbaru dari Johns Hopkins University, seperti dilansir AFP, menyebut AS mencatatkan 2.569 kematian baru dalam 24 jam. 
Sejauh ini Amerika masih menjadi pusat penyebaran tertinggi virus corona dengan jumlah 636,350 orang dan jumlah kematian mencapai 28,326 orang , di susul dengan Spanyol dengan 177,633 orang dan 18,579 orang diantaranya meninggal, sementara itu di posisi ketiga di tempati oleh italia dengan 165,155 kasus dan  21,645 orang meninggal dunia. Lalu ada jerman di posisi ke empat dengan 134,753 kasus dan 3,804 orang meninggal dunia. Nomer 5 ada perancis dengan 106,206 kasus  dan 17,167 orang meningal dunia.

Selain negara-negara di atas virus corona juga menyebar di seluruh dunia dengan total 2,012,810 kasus dan 133,215 orang diantaranya meninggal dunia.
Meskipun di Amerika mencatatkan lonjakan kasus kematian, namun ada sejumlah pertanda di beberapa wilayah Amerika, bahwa oanyebaran virus corona ini mulai surut. Para gubernur dari 20 negara bagian AS yang memiliki sedikit kasus virus Corona, meyakini wilayahnya siap untuk memulai proses pembukaan kembali aktivitas perekonomian

Sementara itu presiden Amerika Donald Trump juga menetapkan target 1 Mei untuk pembukaan kembali aktivitas perekonomian di AS yang sempat dihentikan demi membatasi penyebaran virus Corona. Trump dalam konferensi pers pada Rabu (15/4) waktu setempat, mengklaim bahwa AS telah melewati puncak untuk kasus-kasus baru virus Corona. "Jelas bahwa strategi agresif kita berhasil. Pertempuran berlanjut tapi data menunjukkan bahwa secara nasional kita telah melewati puncak untuk kasus-kasus baru, perkembangan yang menggembirakan ini menempatkan kita pada posisi sangat kuat untuk menyelesaikan panduan bagi negara-negara bagian untuk pembukaan kembali negara ini," Tutur Trump pada media setempat.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar